Polisi Akan Panggil Ahli Bahasa-ITE Selidiki Video Syur 'Mirip Gisel'

Jakarta - Polda Metro Jaya menyelidiki laporan terkait video seks yang dinarasikan mirip dengan artis Gisella Anastasia atau Gisel. Polisi akan memanggil saksi ahli untuk menyelidiki kasus yang dilaporkan oleh masyarakat itu.



"Kan ini kita masih penyelidikan dulu. Kita mengumpulkan bukti-bukti, keterangan-keterangan, termasuk nanti juga ada saksi ahli bahasa dan ITE yang akan kita panggil, kita klarifikasi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Jakarta, Selasa (9/11/2020).


Yusri mengatakan pihaknya juga akan memanggil saksi-saksi lain terkait kasus tersebut. Polisi tidak menutup kemungkinan akan meminta klarifikasi kepada Gisel terkait beredarnya video tersebut.

"Apakah yang hampir mirip itu dipanggil, nanti sambil berjalan," katanya.


Langkah selanjutnya, polisi akan melakukan gelar perkara. Gelar perkara dilakukan untuk mengetahui ada-tidaknya unsur pidana dalam kasus tersebut.


"Kalau sudah lengkap, baru nanti kita gelar perkara, apakah memang nanti masuk penyidikan sesuai unsur-unsur persangkaannya, nanti kita tunggu saja, karena ini kan baru," sambungnya.

Ada dua aduan masyarakat yang diterima polisi soal video porno yang disebut warganet mirip Gisel itu. Saat ini, polisi masih mendalami laporan tersebut.

Sebelumnya, dalam video yang beredar, terlihat perempuan yang disebut warganet mirip dengan Gisel tengah melakukan hubungan badan dengan seorang pria. Hubungan badan itu terjadi di salah satu ruangan dengan televisi yang masih menyala. Ada tirai cokelat yang juga terlihat dalam ruangan tersebut.


Gisel sendiri sudah angkat bicara perihal ini. Gisel mengaku bingung dan sedih.

"Sudah bukan kali pertama ya kena di aku. Sebenarnya sedih, cuma ya nggak apa-apa, dihadapi aja," jelas pemilik nama lengkap Gisella Anastasia itu melalui pesan singkatnya.


Hukuman bagi pelanggar tersebut diatur dalam Pasal 45 ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. Bunyi pasal tersebut: 'Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar'.


Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to " Polisi Akan Panggil Ahli Bahasa-ITE Selidiki Video Syur 'Mirip Gisel'"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel