VIRAL Detik-detik Penumpang Tolak Pakai Masker, Bertengkar dengan Pramugari, Diusir dari Pesawat

TRIBUNSTYLE.COM - Viral seorang pria ngotot tak mau pakai masker di dalam pesawat, akhirnya diturunkan dan dituntut Rp 70 juta.



Mematuhi protokol kesehatan jadi suatu kewajiban di tengah pandemi corona seperti saat ini.

Salah satu protokol kesehatan tersebut adalah memakai masker saat keluar rumah.

Namun, hingga kini masih ada beberapa orang yang menolak mematuhi protokol kesehatan.
Seperti halnya pria asal Jepang ini yang enggan memakai masker di dalam pesawat.

Saat ditegur, pria tersebut justru marah dan mengancam awak kabin pesawat.
Dilansir TribunStyle.com dari Asia One, kejadian itu terjadi pada Senin (7/9/2020) lalu.

Pada saat itu, pesawat Peach Aviation bersiap untuk lepas landas.

Seorang pramugari kemudian menyadari bahwa salah seorang penumpang tidak memakai masker.

Pramugari pun menegur penumpang itu dan memintanya memakai masker.

Namun, penumpang itu justru menolak melakukannya.

Penumpang lain sempat menyuarakan ketidaknyamanannya.

Mereka meminta pindah kursi karena tidak ingin duduk di sebelah pria itu.

Mengetahui hal itu, pria itu pun marah dan mulai berteriak ke arah penumpang lain.

Ia bahkan mengancam akan melayangkan surat keluhan penumpang.

Keributan di pesawat sempat berlangsung cukup lama.

Hingga akhirnya pilot memutuskan mendarat di Bandara Niigata.



Mereka kemudian menurunkan pria tersebut.

Setelah itu, pesawat tiba di tempat tujuan yakni Bandara Kansai meski terlambat 2 jam.

Kyodo News melaporkan bahwa maskapai penerbangan berencana untuk meminta kompensasi 500.000 yen atau sekitar Rp 70 juta kepada pria itu.

Pasalnya, pria itu dianggap telah mengganggu penerbangan dan menyebabkan ketidaknyamanan bagi Peach Aviation, penumpang dan awak kabin.

Sejak Mei, maskapai penerbangan di Jepang menganjurkan penumpang memakai masker di pesawat.

Hal itu dilakukan untuk menekan penyebaran covid-19.

Menurut Kementerian Transportasi Jepang, ini adalah pertama kalinya seorang penumpang menolak memakai masker di pesawat.

Sementara itu, kejadian itu sempat direkam oleh seorang penumpang pesawat.

Video tersebut pun viral di YouTube dan telah ditonton lebih dari 1 juta kali.

Berikut videonya:

https://youtu.be/Nhp07DOrcnQ

Bahaya Menurunkan Masker ke Dagu Selama Pandemi Corona

Selama pandemi Covid-19, pemerintah memang mengharuskan semua orang untuk menggunakan masker.

Sayangnya tak sedikit orang justru salah dalam mengunakan masker.

Kebanyakkan dari mereka nekat menurunkan masker ke dagu, padahal risiko tertular virus corona justru lebih besar.

Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto.

Secara umum, masker diturunkan ke dagu saat hendak makan dan minum.
Asal tahu saja, menurunkan masker ke dagu sangat tidak disarankan lantaran meningkatkan risiko terjangkit virus corona.

Menurut Achmad Yurianto, hal itu justru dapat mencemari bagian dalam masker dengan penyakit yang mungkin menempel di dagu.

Hal itu disampaikan Yurianto dalam siaran langsung konferensi pers di kanal YouTube BNPB, Minggu (12/7/2020).

"Kita tidak menyadari, menurunkan masker ke dagu itu sama dengan mencemari bagian dalam masker dengan penyakit yang mungkin nempel di dagu."

"Sehingga kalau kemudian (masker) kita naikkan lagi ke atas, itu tidak memberikan makna yang baik untuk kita," jelasnya.
Oleh karena itu, jika terpaksa harus melepas masker seperti akan makan atau berbicara, sebaiknya masker benar-benar dilepas dan bukan menurunkannya ke dagu.

"Kalau terpaksa harus melepas masker, lepas jangan disangkutkan di dagu karena droplet kita atau kuman penyakit yang ada diluar yang mungkin nempel di dagu akan pindah ke bagian dalam dari masker kita."

"Setelah selesai, gunakan lagi (masker) dengan tetap menjaga bagian dalam masker tetap tidak terpapar benda yang lain," ungkapnya.

Pendapat serupa juga diungkapkan seorang dokter spesialis anestesiologi dan dosen di Yale School of Medicine Shan Soe-Lin pun memberikan penjelasannya.



Seperti dilansir dari situs New York Times, Lin mengatakan bahwa masker yang telah digunakan dan diletakkan pada dagu bisa meningkatkan penyebaran virus dengan dua cara.

Pertama lewat tidak adanya lagi perlindungan di area penting, yakni hidung dan mulut.

“Ketika Anda tidak menggunakan masker dengan benar seperti diletakkan di dagu, risiko Anda untuk terinfeksi lebih besar.

Terlebih jika Anda dihadapkan dengan banyak orang sehingga dengan kata lain, tidak ada gunanya menggunakan masker sejak awal,” katanya seperti dikutip dari Gridhealth.

Tingkat risiko lain semakin besar jika masker yang kita gunakan itu sudah kotor atau dalam artian telah dihinggapi kuman dan bakteri akibat beraktivitas.

“Dengan meletakkan masker yang kotor ke dagu, kuman dan bakteri di dalamnya pun bisa dengan mudah terhirup melalui hidung,” ujarnya.

Untuk kedua alasan tersebut, Lin pun mengimbau agar setiap orang yang akan melepas masker benar-benar melakukannya.

“Bukan sekedar dilepas dan diletakkan pada area dagu melainkan dicopot dari wajah Anda dan dibuang.

Apabila membutuhkannya kembali, gunakan yang baru agar lebih steril,” pungkasnya. 

(TribunStyle.com/Tiara Susma - TribunMedan.com)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "VIRAL Detik-detik Penumpang Tolak Pakai Masker, Bertengkar dengan Pramugari, Diusir dari Pesawat"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel