Sejarah Panjang Pemilik Rumah Tua Viral Tengah Kebun Jati Gunungkidul

Gunungkidul - Satu unit rumah tua di tengah kebun jati Padukuhan Pati, Kalurahan Genjahan, Kapanewon Ponjong pernah ditempati Kepala Daerah atau saat ini Bupati ke-18 Gunungkidul, Prawiro Suwignyo. Seperti apa sejarah Prawiro Suwignyo.



Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul, CB Supriyanto mengatakan bahwa Prawiro Suwignyo saat itu adalah Kepala Daerah Gunungkidul. Dia hanya menjabat sebagai kepala daerah periode 1958-1959.


Menyoal singkatnya masa pemerintahan Suwignyo, Supriyanto menyebut karena dulu bupati dipilih berdasarkan maklumat. Terlebih dahulu belum ada regulasi yang mengatur tentang lamanya masa jabatan.

"Jadi kalau dulu itu ada aturan, yang saya tahu dulu itu berdasarkan maklumat itu ada kepala daerah dan ada bupati. Sehingga masa pengabdiannya tidak lama, tidak ada setahun kalau menurut catatan," kata Supriyanto kepada detikcom, Jumat (25/9/2020).

"Karena setelah itu kembali kepada keberadaan undang-undang yang menetapkan setiap daerah itu hanya ada satu bupati," sambungnya.


Menurutnya, dengan adanya jabatan bupati dan kepala daerah saat itu, menjadi bias tersendiri.


"Kalau dulu memang ada bupati dan kepala daerah, sehingga bias waktu itu karena memang kondisi saat itu mengalami krisis ekonomi dan lain-lain," ucapnya.


Terkait pendidikan dan tempat kelahiran Prawiro Suwignyo, Supriyanto menduga jika yang bersangkutan lahir di Ponjong dan wafat di Ponjong. Hal itu merujuk peninggalan Prawiro Suwignyo semasa hidup.

"Kalau melihat itu betul lho, (betul) itu rumah beliau (Prawiro Suwignyo) berarti asli Ponjong," katanya.


Dia mengaku data terkait Prawiro Suwignyo sangat minim. Mengingat banyak makam Bupati Gunungkidul yang hingga kini belum diketemukan.


"Kan ada 10 bupati yang tidak ketemu makamnya, kalau tahunnya itu mestinya ketemu, ya logikanya (Prawiro Suwignyo wafat) itu di Ponjong, tapi karena tidak pernah dicari," katanya.

Menurutnya, 10 nama bupati yang makamnya tidak ketemu itu di antaranya Mas Tumenggung Prawirosetiko, Wiraningrat, Pringgodiningrat, Suryo Kusumo, Cokro Kusumo, Danuningrat, Wiryaningrat dan Yudhodiningrat.


"Apalagi waktu mencari tahun 1985 dan setelah itu tidak diteruskan pejabat berikutnya. Jadi tidak dicari mungkin karena itu tugasnya pemerintah. Karena dulu bupati bukan pilihan tapi hanya penunjukan," lanjutnya.

Menyoal sejarah rumah tua yang viral tersebut, Supriyanto juga tidak mengetahuinya secara detail. Hal itu karena minimnya data terkait Prawiro Suwignyo.


"Kemudian kalau masalah bangunan kami belum tahu secara pasti karena kami belum pernah menggali beberapa rumah-rumah bupati," ucapnya.

"Karena sampai sekarang itu kita belum bisa menemukan dari sejumlah bupati itu masih ada yang belum kita temukan makamnya karena memang belum ada yang mencoba menggali," lanjut Supriyanto.


Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to " Sejarah Panjang Pemilik Rumah Tua Viral Tengah Kebun Jati Gunungkidul"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel