Bercinta dengan Waria di Kost Selama 1 Jam, Pria Ini Kehilangan Uang Belasan Juta Saat Pulang

TRIBUNJAKARTA.COM - Brawi Atmaja Hutabara (32) bernasib malang setelah bercinta dengan seorang waria di kamar kos di Binjai.



Uang sebesar Rp 18 juta miliknya yang tersimpan di bagasi motor hilang.

Brawi tersadar uang yang dimilikinya hilang saat perjalanan pulang mengendarai motor.

https://youtu.be/b1i10bOc9XA

Ternyata pelakunya berjumlah enam orang yang tergabung dalam geng waria.

Polisi menangkap enam waria dan seorang wanita setelah Brawi yang merupakan warga Dusun I, Kelurahan Jaharun B, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang itu melaporkan ke Polsek Binjai Timur.

Dalam kasus ini ada dua orang lainnya yang diduga ikut terlibat, yang bertugas menjaga pintu gerbang kos-kosan. Keduanya masih dalam pengejaran petugas.

Kronologi



Kasubbag Humas Polres Binjai, AKP Siswanto Ginting, Rabu (9/9/2020) malam sekitar pukul 22.00 WIB mengungkapkan peristiwa ini bermula ketika korban dan sepupunya datang ke tempat kos-kosan di Jalan Soekarno Hatta, KM 18.5, Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur.

Korban mengendarai sepeda motor Honda Supra X 125 BK 4349 MAL.

"Enam pelaku sudah diamankan sampai Rabu ini. Kejadian Selasa malam, korban datang ke kosan itu untuk melakukan hubungan seks dengan seorang waria inisial Ahmad Sitepu alias Elsa Engel," jelasnya.

Pengakuan korban, dirinya berada di dalam kamar kosan sekitar satu jam bersama pelaku.

Korban memarkirkan sepeda motornya di depan kos-kosan berjarak kurang lebih 5 meter.

Ketika dalam perjalanan pulang ke rumahnya sekitar pukul 21.40 WIB, korban berhenti dan mengecek bagasi sepeda motornya yang menjadi tempat menyimpan uang Rp 23 juta.

"Pas dicek korban bagasi sudah rusak. Dalam bagasi ada tasnya yang berisikan uang tunai sebesar Rp 23 juta hanya tinggal Rp 5 juta. Uangnya raib Rp 18 juta," ungkap AKP Siswanto Ginting.



Atas kejadian ini, Brawi langsung membuat pengaduan ke Polsek Binjai Timur dengan nomor laporan LP/ 47/ IX/ 2020 / SPKT Binjai Timur, tanggal 8 September 2020.

Kemudian Kapolsek Binjai Timur, Iptu A Pardede memerintahkan Unit Reskrim Polsek Binjai Timur untuk mendatangi TKP dan menginterogasi para waria dan satu wanita penghuni kos-kosan.

"Dari hasil interogasi, tersangka Dandi Jalo Priono alias Ayu membenarkan dan melihat bahwa pelaku bernama Ede dan Puput Kurik (belum tertangkap) membuka bagasi motor korban. Setelah membuka paksa bagasi, pelaku mengambil uang korban Rp 18 juta," ungkap Siswanto.

Pelaku Ede kemudian memberikan uang sebesar Rp 9 juta kepada tersangka Toni Sembiring alias Anggun.

Anggun pun membagikan ke Hendra Admaja alias Abel untuk dibagikan kepada 11 orang penghuni rumah kos-kosan.

"Ede membagi uang ke Toni Sembiring alias Sembari mengatakan kalau tugasnya telah selesai. Oleh Anggun membagikan lagi uang kepada 11 penghuni kosan dengan rincian per orangnya mendapatkan Rp 800 ribu," jelasnya.

Tidak semua tersangka menerima begitu saja. Tersangka Sari sempat bertanya asal uang tersebut karena khawatir terlibat kejahatan.

"Oleh pelaku Toni alias Anggun menjawab kalau uang tersebut dicuri dari motor korban. Secara keseluruhan para pelaku mengetahui bahwa uang yang mereka terima adalah hasil kejahatan. Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Binjai Timur untuk diproses," pungkasnya.

Peristiwa Lain

Remaja 15 Tahun Dicabuli Waria


Malang menimpa seorang remaja berusia 15 tahun berinisial RA.

Masih lekat dalam ingatan RA tatkala tiga waria mencegatnya di sebuah lorong tembus, pada pukul 23.00 WIB kala itu.

Ia tak menyangka, keputusannya untuk melalui jalan pintas tersebut justru membawanya pada kejadian yang tak pernah ia inginkan.

Malam itu setelah mengantar pulang sang pacar, RA berjalan kali seorang diri.

https://www.instagram.com/p/CE8mDpoAjKr/?utm_source=ig_embed

Dikarenakan hari sudah malam dan suasana sepi, pemuda itu memilih jalan pintas untuk tembus di jalan merdeka.

Jalan pintas itu adalah lorong yang berada persis di samping SPBU, Jalan Merdeka, Kota Padang.

Mengingat waktu hampir tengah malam, suasan jalan kala itu begitu sepi dan gelap.

"Saya sendirian, suasana juga sepi," ujar RA.

Dicegat 3 Waria


RA tetap memberanikan diri untuk melalui jalan pintas tersebut, dengan harapan bisa segera sampai di rumah.

Saat hampir keluar lorong yang berada di Jalan Merdeka tersebut, tiba-tiba dari arah belakang korban dikejutkan oleh tangan seseorang yang langsung memiting lehernya.

Tubuh korban kemudian didorong dan disandarkan pada tembok lorong tersebut.

Berdasarkan pengakuan RA, pelaku yang mencegatnya adalah 3 waria yang biasa mangkal di seputaran rumahnya kawasan pasar 26 Ilir, Palembang.

Tubuh RA saat itu tak dapat berkutik, pergerakannya dikunci.

RA yang dalam kondisi tak berdaya dimanfaatkan oleh para waria untuk melakukan aksi bejat.

Tiga waria itu kemudian mencabuli remaja 15 tahun tersebut.

"Mereka seperti keroyokan, ada tiga pelakunya. Satu memegangi tangan kanan saya, satunya lagi tangan kiri saya." ujar RA saat ditemui dikediamannya, Sabtu (1/8/2020).

RA yang masih begitu muda, hanya bisa menangis histeris sejadi-jadinya saat kejadian itu.

"Sekitar 30 menit kemudian mereka baru melepaskan saya."

"Saya ditinggalkan begitu saja." ujar RA.

Saat kabur ketiga pelaku langsung lari dan berpencar.

Dua orang berlari ke arah gedung SMP N 1 dan satu pelaku lagi langsung melambaikan tangan ke arah pengemudi sepeda motor jenis Scoopy yang diduga RA sudah menunggu dari kejauhan.

"Motor itu nunggu di seberang jalan dan langsung dipanggil sama banci yang satunya," ujar dia.

Korban Sangat Trauma


Peristiwa pencabulan yang menimpa RA, benar-benar membuat korban mengalami trauma mendalam.

RA mengaku masih mengingat benar wajah dari ketiga pelaku.

Sebab menurutnya, ketiga pelaku sering lewat atau mangkal disekitaran rumahnya yang dikatakan RA cukup banyak waria saat malam hari.
"Mereka benar-benar berdandan seperti perempuan, pakai baju seperti gaun sampai batas dengkul seperti perempuan. Pakai rambut palsu juga," ujarnya.

RA mengaku begitu sedih bila mengingat peristiwa mengerikan yang sudah dialaminya.

Bahkan bocah tersebut kehilangan nafsu makan dan sulit tidur sebab terus teringat peristiwa yang sudah dialaminya.

"Iya trauma sekali," ujar RA dengan mata berkaca-kaca menahan tangis.

Ponsel Dirampas


Ketiga waria itu rupanya tak hanya melakukan aksi pelecehan seksual terhadap korban.

Mereka juga merampas benda berharga yang korban bawa.

Setelah melakukan aksi bejatnya, ketiga pelaku langsung merampas telepon genggam milik korban.

"Saya sempat teriak supaya handphone jangan dibawa kabur, soalnya itu punya ibu saya dan adik juga sekarang sekolah online pakai (handphone) itu."

"Tapi mereka malah bentak saya dan bilang kalau kamu mau handphone ini, panggil orang tua kamu kesini," cerita RA dengan wajah yang terlihat begitu lesu. (TribunJakarta.com/Kompas.com/TribunMedan)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Bercinta dengan Waria di Kost Selama 1 Jam, Pria Ini Kehilangan Uang Belasan Juta Saat Pulang"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel