Sama-sama Skandal Prostitusi Online, Kok Hana Hanifah Disebut Korban, Vanessa Angel Divonis Penjara

TRIBUN-TIMUR.COM - Selain nama Artis FTV Hana Hanifah, nama Vanessa Angel lebih dulu tersangdung skandal prostitusi online kalangan selebriti Indonesia.



Meski sama-sama digerebek oleh polisi, kok beda sih ancaman hukuman dan stutus keduanya.

Vanesaa Angel sebelumnya dikatuhkan vonis 5 bulan penjaran sementara Hana Hanifah disebut sebagai korban.
Kok bisa? Ini penjelasannya hukumnya:
1. Penggrebekan Hana Hanifah

Tiga hari terakhir masyarakat heboh membahas penggerebekan Artis FTV Hana Hanifah sedang di hotel berbintang di Medan.

Dirinya kedapatan bareng pria hidung belang tak berbusana di dalam hotel diduga terlibat sindikan prostitusi online.
Hana Hanifah dibooking seorang pria pengusaha berinisial A melalui perantara muncikarinya di Medan dan di Jakarta.

Berdasarkan keternagan polisi, saat digerebek, Hana Hanifah dan pria hidung belang tersebut ditemukan dalam kondisi telanjang di dalam kamar.
2. Keputusan Polisi

Setelah menjalani serangkaian pemerinksaan, wanita berdarah Sunda ini justeru ditetapkan sebagai saksi korban.
3. Vanessa Angel Jadi Tersangka

Kasus serupa juga pernah terjadi di Surabaya melibatkan selebriti Vanessa Angel. 

Berbeda dengan Hana Hanifah, Vanessa Angel kala itu langsung dinyatakan sebagai tersangka.
Alhasil dia diadili dan divonis penjara 5 bulan.

Vanessa terbukti bersalah dan menjalani hukuman penjara selama 5 bulan dikurangi masa penahanan selama proses hukum.

Lalu apa bedanya kasus prostitusi artis Hana Hanifah dan Vanessa Angel ini?
4. Hana Hanifah Bisa Jadi Tersangka

Tribun Medan memberitakan, meski artis Hana Hanifah saat ini berstatus saksi korban perdagangan orang, tak tertutup kemungkinan wanita berusia 23 tahun itu menjadi tersangka.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko menegaskan bahwa artis Hana Hanifah berpotensi untuk dijadikan tersangka.
Ia pun menegaskan, saat ini pihaknya masih menyelidiki kemungkinan adanya bukti bahwa Hana Hanifah menjajakan dirinya kepada pria hidung belang.

"Itu yang sedang kita dalami apakah yang bersangkutan itu lewat jasa muncikari atau langsung bertransaksi dengan orang-orang tersebut," tuturnya saat konfrensi pers di Mapolrestabes Medan, Selasa (14/7/2020) malam.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko menggelar konferensi pers terkait artis Hana Hanifah di Mapolrestabes Medan, Selasa (14/7/2020) malam.
5. Diberatkan dengan Bukti Transfer

Riko mengakui pihaknya sudah menemukan bukti adanya chat Hana dengan beberapa orang serta bukti transfer.

"Karena kita menemukan bukti dia ada chat ke beberapa orang yang menerima transferan, tapi kami belum berani menyimpulkan," tutur Riko.
Saat ditanya apakah ada kemungkinan bahwa Hana akan dijadikan tersangka dalam kasus ini, Riko menyebutkan hal tersebut sangat besar kemungkinan.

"Mungkin, sangat mungkin," tegasnya.
6. Kesalahan Vanessa Angel

Sementara, Surya Malang pernah mengabarkan bahwa Majelis hakim memvonis Vanessa Angel dengan hukuman pidana penjara selama lima bulan dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (26/6/2019).

Majelis hakim menilai Vanessa bersalah dan melanggar Pasal 45 ayat 1 jo Pasal 27 ayat 1 UU 19/2016 tentang Perubahan atas UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi elektronik jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
“Menyatakan Vanessa terbukti bersalah dengan sengaja mentransmisikan informasi elektronik yang melanggar kesusilaan dipidana selama lima bulan,” kata Dwi Purwadi, ketua majelis hakim saat bacakan amar putusan.

Putusan ini lebih ringan dari tuntuan JPU yang menuntut Vanessa dengan penjara selama enam bulan.

Hal yang meringankan terdakwa adalah sopan, mengakui kesalahan, dan menjadi tulang punggung keluarga.

Tidak ada hal yang memberatkan terdakwa.

Kuasa hukum Vanessa mengaku menerima putusan tersebut.

Sedangkan JPU mengaku pikir-pikir terhadap putusan itu.

Dikutip dari Tribun Jakarta, polisi dalam memproses penyelidikan prostitusi Vanessa, menyebut, muncikari ES memiliki koleksi foto dan video vulgar artis peran VA tanpa busana.

Diduga, foto dan video itu oleh ES ditawarkan kepada calon pemesan jasa prostitusi. 

Foto dan video itu, kata Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera, didapat penyidik dari pemeriksaan digital forensik alat komunikasi ES.

"Ada banyak foto dan video dengan berbagai pose artis VA," jelasnya, Rabu (16/1/2019).

Dari mana foto-foto itu didapat ES, polisi masih mendalami pemeriksaan kepada ES dan artis VA.

"Jika terbukti VA yang mengirim gambar dan video tersebut, maka VA berpotensi terkena pasal UU ITE," jelasnya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Sama-sama Skandal Prostitusi Online, Kok Hana Hanifah Disebut Korban, Vanessa Angel Divonis Penjara"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel