Istri Niat Minta Cerai, Suami Lalu Ucapkan Ini yang Membuatnya Menangis & Menyesal

Sahabat SP - Diceritakan. Wanita ini (sebut saja namanya Yuli) menikah di usia yang masih relatif muda. Dan sekarang pernikahannya sudah memasuki usia 5 tahun serta telah dikaruniai seorang anak.


Suami Yuli (sebut saja namanya Anton) hanya seorang pegawai swasta. Ia bekerja dari pagi hingga petang, bahkan kadang sampai malam. Lantaran kesibukannya itu pula, Yuli dan suaminya sering bertengkar karena seolah-olah suaminya tidak ada waktu lagi untuk anak dan dirinya.
Sampai suatu hari, mereka kembali bertengkar hebat. Anton menyangka istrinya tersebut hendak memamerkan penghasilannya, padahal saat itu Yuli hanya ingin menunjukkan hasil yang ia dapatkan dari usahanya dengan membeli beberapa keperluan rumah. Namun, suaminya justru merasa kecil hati.
Malam itu, Yuli bertekad ingin bercerai dan ia pun menunggu suaminya pulang kerja. Lantaran begitu lama, tanpa sadar Yuli pun tertidur. Saat ia terbangun, Yuli tak melihat sang suami di sampingnya.
Yuli kemudian melangkah menuju ke kamar anaknya. Nampak pintu sedikit terbuka. Sekilas ia melihat ada suaminya di dalam. Yuli lalu berhenti sesaat di balik pintu untuk menanti suaminya keluar dari kamar itu. Namun, Yuli justru mendengar mereka sedang asyik bercerita. Telinganya menangkap jelas segala tutur kata yang mereka ucapkan.
Tidak lama kemudian, Yuli melihat suaminya berdiri dan hendak keluar kamar. Tiba-tiba tangan suaminya digapai sang anak dan menahan langkahnya.
Sang anak tiba-tiba bertanya, “Ayah sayang aku tidak?”
Sang ayah pun tersenyum seraya berkata, “Amat Sayang.”
“Sayang bunda tidak?” lanjut sang anak.
“Sayang. Lebih dari yang kamu tahu. Saat ayah tiada apa-apa dalam hidup, bunda itu mau terima ayah jadi suaminya. Baik kan hati bunda? Sayang ayah pada bunda, sampai menutup mata. Sampai akhirat sana.” jawab sang ayah. Sang anak pun tersenyum lebar sampai terlelap.
Sang suami lalu melangkah keluar kamar. Langkahnya lalu terhenti dan kaget saat ia melihat istrinya menanti di luar kamar.
Basah sudah pipi Yuli dengan air mata, mengalir tanpa henti. Sungguh hatinya terusik sangat dalam. Selama ini, Yuli menyangka kalau suaminya tidak pernah peduli. Ia lalu menggapai tangan sang suami dan menyalaminya.
“Maafkan bunda, ayah. Maafkan bunda. Selama ini, bunda sudah berlaku tak setia kepada ayah. Bunda isteri durhaka. Maafkan bunda. Ampunkan bunda, Ayah.” ucap Yuli serasa ingin menjerit sejadi-jadinya, namun ia tak ingin anaknya terbangun dan mengetahui apa yang terjadi.
Sang suami lalu mengusap ubun-ubun kepala Yuli seraya berkata, “Ayah sudah lama tahu. Ayah maafkan. Bunda cinta pemuda itu? Kalau Bunda mencintainya dan sudah tak cinta ayah lagi, ayah rela korbankan kebahagiaan ayah demi melihat bunda bahagia.”
Bagai hendak hendak putus detak jantung Yuli saat mendengar ucapan suaminya ketika itu. Tangannya pun menggigil. Dinginnya malam menjadi amat menusuk. Ia yang tadinya begitu yakin ingin bercerai, sekarang hanya bisa berdiri kaku tak berdaya. Sambil terisak-isak, ia menguatkan hati. Berusaha mengendalikan diri meski airmatanya tak henti mengalir.
“Tidak. Tidak. Bunda hanya mau ayah seorang, bunda mau ke syurga dengan ayah bersama anak kita,” ucap Yuli.
Rupa-rupanya pertengkaran mereka sebelumnya bukan karena Yuli mendapatkan uang lebih banyak dari suaminya, namun sang suami marah dan sakit hati karena mengetahui hubungan terlarang Yuli dengan pemuda itu.
Tiba-tiba sebuah pesan Whatsapp masuk dan ternyata dari pria itu.
“Bagaimana? Sudah Dinda sampaikan?”
Yuli pun membalas pendek pesan itu, “Maaf. Aku putuskan untuk memilih setia. Kita selesai sampai di sini. Setelah ini, suami saya sendiri yang akan jadi fotografer.”
Sebuah pesan kemudian masuk lagi, “Tapi, tapi kita kan sama-sama saling mencintai! Sudah janji sehidup semati!”
Yuli lalu segera menghapus program Whatsapp dari ponselnya. Mematahkan SIM Card di depan suaminya saat itu juga. Dalam hati, ia telah bertekad untuk tidak lagi melukai insan yang selama ini setia di sisinya.
Nah, bagaimana menurut sahabat semua? Bila ada pendapat atau masukan silakan tulis di kolom komentar ya. Jangan lupa berikan like & share juga lalu klik ikuti bila menyukai postingan ini. Terima kasih.
Sumber: tribunnews.com

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Istri Niat Minta Cerai, Suami Lalu Ucapkan Ini yang Membuatnya Menangis & Menyesal"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel