Gegerkan Warga Sumsel, Kedok Pasangan Pengantin Sesama Jenis Ini Terbongkar Saat Resepsi, Mempelai Pria Ternyata Wanita yang Palsukan Identitas KTP

GridHot.ID - Kasus pernikahan sesama jenis kembali terjadi.a

MT dan MTR yang merupakan perempuan melangsungkan pernikahannya di Desa Baringeng, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, Selasa (9/6/2020).

Diketahui, MT dan MTR menjalin asmara sejak lima bulan lalu.



Namun, MT baru mengetahui bahwa MTR ternyata seorang wanita dua bulan lalu. "Dari hasil penyelidikan bahwa MT ini sejatinya mengetahui bahwa MTR ini adalah seorang wanita dan telah menjalin asmara sejak lima bulan lalu," kata Kapolres Soppeng AKBP Puji Saputro Bowo Leksono dikutip dari Kompas.com, Minggu (14/6/2020).

MRT pun kemudian memalsukan identitasnya untuk mengelabui orang tua MT.

"Adapun ijab kabul mereka terlaksana setelah MTR memalsukan identitasnya kepada orangtua MT bahwa dirinya adalah seorang pria. Padahal sejatinya adalah wanita," kata AKBP Puji Saputro Bowo Leksono. Kapolsek Donri-donri, Iptu Mashudi, mengatakan MTR mengganti identitas jenis kelaminya menjadi laki-laki di KTP setelah mendatangi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil)

"Ada juga dugaan pemalsuan identitasnya. Yang perempuan MTR ini mengganti jenis kelaminnya menjadi laki-laki di KTP setelah mendatangi Dukcapil, alasannya kalau yang tertulis perempuan di berkasnya itu salah tulis," kata Kapolsek Donri-donri, Iptu Mashudi, Sabtu (13/6/2020) dilansir dari Tribuntimur.com. Terungkap saat resepsi pernikahan

Pernikahan sesama jenis tersebut terungkap setelah warga yang menghadiri resepsi pernikahan curiga dan mencari tahu asal usul sang mempelai pria. Awalnya resepsi pernikahan yang digelar antara mempelai wanita MT (21) dengan mempelai pria, MTR (24) di Desa Baringeng, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, pada Selasa (9/6/2020), berjalan lancar.

Namun, warga yang datang sebagai tamu undangan menaruh curiga dengan perawakan mempelai pria yang mirip wanita.

Kecurigaan itu pun ditindaklanjuti dengan mencari asal usul mempelai pria melalui kepala desa setempat. Komunikasi antara kepala desa mempelai wanita dan kepala desa mempelai pria pun mengungkap fakta yang mencengangkan, bahwa pengantin pria adalah seorang wanita.

Pihak pemerintah desa mengaku kecolongan atas pernikahan sesama jenis itu.

"Saya kecolangan karena pernikahanya tidak dilaporkan ke desa dan KUA, artinya dia nikah sirih" kata Kepala Desa Baringeng kata Andi Aris, Jumat (12/6/2020) dilansir dari Tribuntimur.com. Atas fakta tersebut, kemudian keduanya dipolisikan lantaran melakukan pernikahan sejenis yang merupakan perbuatan ilegal di Indonesia. 
Komunikasi antara kepala desa mempelai wanita dan kepala desa mempelai pria pun mengungkap fakta yang mencengangkan, bahwa pengantin pria adalah seorang wanita.

Pihak pemerintah desa mengaku kecolongan atas pernikahan sesama jenis itu.

"Saya kecolangan karena pernikahanya tidak dilaporkan ke desa dan KUA, artinya dia nikah sirih" kata Kepala Desa Baringeng kata Andi Aris, Jumat (12/6/2020) dilansir dari Tribuntimur.com.

Baca Juga: Videonya Cium Mesra Sesama Pria Beredar di Sosial Media, Oknum Anggota Polres Probolinggo Berinisial H Dites Kejiwaannya, Akun Ini Ngaku Dijanjikan Mobil dan Lolos Polisi Jika Mau Diajak Berhubungan Badan

Atas fakta tersebut, kemudian keduanya dipolisikan lantaran melakukan pernikahan sejenis yang merupakan perbuatan ilegal di Indonesia.


Identitas keduanya pun juga telah dibuktikan ketika pihak kepolisian membawa keduanya ke Puskesmas Tajuncu.

"Itu sudah dibuktikan di Puskesmas kalau si MTR itu adalah perempuan," katanya.

Informasi yang dihimpun, MTR merupakan warga Dusun Solie, Desa Pising, Kecamatan Donridonri. Pernikahan keduanya dilakukan secara siri lantaran tidak ada rekomendasi pernikahan dari pihak pemerintah desa ataupun dari Kantor Urusan Agama (KUA) setempat.

Kemudian keduanya diamankan Polsek Donri-donri untuk menghindari amukan massa, Jumat (12/6/2020) malam.

Kini kasusnya dilimpahkan ke Satreskrim Polres Soppeng. 
Pernikahan keduanya dilakukan secara siri lantaran tidak ada rekomendasi pernikahan dari pihak pemerintah desa ataupun dari Kantor Urusan Agama (KUA) setempat.

Kemudian keduanya diamankan Polsek Donri-donri untuk menghindari amukan massa, Jumat (12/6/2020) malam.

Kini kasusnya dilimpahkan ke Satreskrim Polres Soppeng.


"Kita sudah limpahkan kasus itu ke Polres (Sopppeng), semalam kita cuma melakukan pemeriksaan awal," kata Kapolsek Donri-Donri, Iptu Mashudi, Sabtu (13/6/2020). (kompas.com/ tribuntimur.com/ Hardiansyah/ Abdul Haq).

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Gegerkan Warga Sumsel, Kedok Pasangan Pengantin Sesama Jenis Ini Terbongkar Saat Resepsi, Mempelai Pria Ternyata Wanita yang Palsukan Identitas KTP"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel